Sabtu, 20 April 2013

Tips Membimbing Anak Belajar

Pagiiii...
Lagi musim ujian UN niih ... semua ibu yang putra putrinya sedang menghadapi UN pastiiiii dah beberapa bulan ini sibuuuk membimbing putra putri nya yaaa...
Termasuk saya nih, putri saya kelas 6 SD sedang sibuk mempersiapkan diri untuk UN di bulan Mei ini..

Alhamdulillah , sekolah tempat sekolah putriku sejal tengah semester 1 di kelas 6 sudah diadakan extra class sepulang sekolah, mungkin ibu-ibu yang lain pun sudah mempersiapkan anak-anak untuk belajar tambahan yaaaa... ada yang di bimbingan belajar di kota masing-masing.

Naaah saya sedikit share untuk tips membimbing anak belajar, sebenernya siih lebih ke "bagaimana anak tidak stress menghadapi UN"

Anak-anak di sekolah sudah mendapatkan extra class setiap pulang sekolah, atau sudah les di tempat bimbingan belajarnya, naaaaah untuk para ibu niih di rumah, anak-anak sebaiknya di rumah hanya melakukan latihan-latihan saja, dari buku-buku yang banyak dijual untuk soal-soal latihan menghadapi UN.
Itu pun hanya 1 jam saja setiap harinya, hal ini utuk menghindari anak-anak stress. Karena di sekolah menganai UN ini sudah menjadi momok bagi anak-anak.
Di rumah anak-anak lebih diarahkan agar ujian itu seperti latihan soal aja, makin sering latihan dengan berbagai model prediksi soal, maka anak-anak makin kaya akan materi ujian yang aka mereka hadapi.

Kita sebagai ibu juga perlu memberi pengertian agar UN tidak menjadi "hantu" , kita harus akrab dengan soal-soal ujian, agar anak-anak pun terbiasa. Kadang dilema juga denga kebosanan mereka dalam berlatih soal. naaah hal itu diimbangi dengan hiburan atau jalan-jalan untuk mereka.

Hal-hal spritual tetap kita ajarkan, agar anak-anak rajin berdoa karena "Maha Pandai" "Maha Pemberi Akal" lah yang paling berkuasa atas segala sesuatu.

Begitu juga hal teknis , seperti pensil 2B yang aseli , dipersiapkan tidak hanya 1 buah , tapi beberapa , lengkap dengan penghapus yang bersih dan peruncing pensil yang baik. Makan tidak pedas dan asam di hari ujian, agar anak-anak pun nyaman kondisi badannya.

Selamat membimbing putra dan putrinya untuk menghadapi UN yaaaa.... kesehatan yang terpenting. Hindari membuat anak menjadi lebih stress.
Daaaan berdoa menjadi pegangan kita setelah kita dan anak-anak berikhtiar membuat ujian yang terbaik hasilnya.





Senin, 19 September 2011

Puding Coklat isi Fla



Kemaren waktu buka bersama di rumah temanku, kami disuguhi puding cokelat sebagai hidangan penutupnya… dan wow..rasanya laen looo….uenaaaak….ada sensasi lain di rasa puding nya…
Langsung aja …minta resepnya untuk dicoba di rumah…dan hasilnya…okeee!!!
Yuk intip resepnya!

Bahan adonan puding :
3 bungkus agar-agar coklat/putih
3 sdm susu bubuk
1 bungkus kecil cokelat bubuk
1/2 kaleng susu kental manis putih
9 gelas santan encer
1 gelas gula putih

Bahan fla:
1/2 kaleng susu kental manis putih
3 sdm susu bubuk putih
1 gelas santan kental
3 butir telur, dikocok
3 sdm gula putih

Cara membuatnya :

Masukan semua bahan puding dan rebus hingga mendidih, angkat
Buat adonan fla, campur semua bahan fla, kukus, sampai mengental/mengeras
Masukan adonan fla ke dalam puding yang sudah matang, hingga fla tenggelam
Dinginkan

Hidangkan dingin lebih enaaaak….

Selasa, 09 Agustus 2011

Spaghetti Carbonara


Spaghetti carbonara ini klo anak-anakku bilang “spaghetti saos putih”, he he memang putih krim nya…dan merupakan kedoyanan alias favorite anak-anakku….(tumben deh untuk yang ini selera mereka bisa sama…xixixi)
Buatnya cepat dan mudah….yuuk…

Bahan :
1 pak spaghetti
5 lembar daging asap potong kecil
200 ml susu murni atau susu bubuk yang sudah dicairkan
100 ml cheese cream
garam secukupnya
1sdt gula putih
1sdt merica
1sdt oregano
100 gr keju parut
6 siung bawang putih dicacah
1 butir bawang bombay cacah
50 ml terigu yang sudah dicairkan

Cara membuat :

- rebus spaghetti di air dengan sedikit minyak goreng agar tidak lengket sampai matang, tiriskan
- tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum
- masukan daging asap iris
- masukan susu cair, cheese krim, garam, gula, merica
- masukan sedikit terigu cair agar mengental
- tabur oregano
- angkat, tuang di atas spaghetti yang sudah disiapkan di atas wadah saji
- taburi keju parut

Siap disajikan deeeh….anak-anak suka….apalagi kita….yummy…

Jumat, 29 Juli 2011

Puasa yuuuk!

2 hari lagi umat Islam akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan...begitu pula kami. ...
Indira, anak pertamaku..menginjak kelas 5 sd sekarang...puasa sudah menjadi kebiasaan buat dia...Insya Allah teteh, begitu panggilannya, bisa menjalankan puasa tahun ini dengan lancar....
Naaaaaah....yang jadi waktu belajar tahun ini tentu saja Dama, anak keduaku....adek panggilannya.

Pasti...bakal banyak alasan...hehe...my baby dah besar...tapi tetepaja...hee is still my lilttle boy..

Tahun ini diusahakan tamat puasa 1bulan penuh baginya....harus ya, Dek! Adek pasti bisa.....

Yuk..kita yang muslim...berusaha membiasakan anak berpuasa sejak dini....

Go Adek!

Minggu, 11 Juli 2010

Hari pertama

Hari ini adalah hari pertama anak-anak masuk sekolah, termasuk anak-anakku...Indira n Dama. Dan yang lebih agak heboh dikit karena ini hari pertama Dama masuk SD , bajunya lain....kelasnya lain...suasananya juga laen...
So....dianter deh ke kelas, karena pembagian kelas musti dilihat dulu...Alhamdulillah...lancar, Dama masuk SD di sekolah yang sama dengan TK nya....jadi ga begitu sulit adaptasinya.

Pagi itu aku dan ibu-ibu yang lain melihat situasi dulu dari lobby di atas, melihat ke lapangan assembly (apel pagi) , perkenalan wali kelas masing-masing kelas, yang tentu saja saya sebagai ibu , musti tau, siapa wali kelas anak-anak di kelasnya yang baru...
Menarik juga melihat anak-anak yang dianter ortunya terutama anak baru dari sekolah lain, baik itu dari rumah ke Nursery (PG), dari TK lain ke SD kami, dan dari SD lain ke SMP sekolah kami. Tentu saja yang paling seru yang masuk Nursery, TK dan SD dooong ..yang masuk dari sekolah lain....

Beberapa jam kemudian mulai deh ..anak-anak beberapa keluar kelas sambil menangis....pengen pulang, pengen ke ortunya, ga mau nonton...(mungkin di kelas perkenalan ada film nya) dll....hiii..jadi inget waktu Dama masuk nursery dulu...selama 1 bulan masih harus ditunggu di luar kelas....hi hi...

Memang Dama , anakku yang laki-laki lebih kolokan di banding kakaknya yang perempuan pada waktu seumur itu. Kabarnya memang anak laki-laki , emosinya lebih sedikit lambat pertumbuhannya di banding anak perempuan...

Jadi, hari pertama tadi sedikit dejavu waktu anakku masih sangat kecil ...masuk sekolah....Happy schooling...kiddo!!!

Rabu, 09 Juni 2010

Cireng

Sore ini saya bikin pisang bakar dengan palm suiker....duuh kebayang anak-anak pasti makan dengan lahap....
Tapi sore ini, adek melakukan bargain, "Bu, bikin cireng aja, Adek pengen cireng yang ga pake isi apa-apa ya!", karena dia ga bisa makan pedes, takut cireng isinya pedas.

Hmmm setelah dipikir, oke deh, bikin cireng, gampang loooh, ga bergizi siiih, tapi kalo bikin di rumah so pasti ga bakal efek apa-apa buat anak-anak....sip bikin deh..ga full gizi sekali-kali ga papa kaliiiiii....:D

Siapin bahan deh :
- Tepung tapioka 100 gr
- Tepung terigu 1 sdm
- Garam 1/2 sdt
- Merica 1/4 sdt
- Bawang putih 1 siung, dihaluskan
- Daun bawang secukupnya, diiris
- Air panas secukupnya
- untuk isi bisa : kornet, sosis, keju, oncom (saat ini saya bikin yang polos)

Cara buat :
- Tepung tapioka, tepung terigu, garam, merica, bawang putih digabung dan dicampur air panas secukupnya, di aduk sampai rata
- masukan daun bawang iris
- bentuk bulat-bulat dengan sendok (isi dengan bahan kesukaan sda) , atau bisa juga dibentuk rata dan di potong bentuk jajaran genjang.
- Goreng sampai kering

Note : untuk 10 potong cireng
- Goreng hingga kering

Selamat menikmatiiii, anak-anak langsung serbu!
Oh ya , ini tampak cireng, sorry kualitas foto dari handphone aja.

Senin, 17 Mei 2010

Stiletto


Stiletto, seperti yang telah kita ketahui yaitu sepatu wanita berhak runcing serta tinggi. Salah satu pembuat sepatu model ini yang sangat legendaris adalah Manolo Blahnik. Tapi bukan ini yang saya mau ungkapkan...melainkan hubungan Kaki dan Otak.

Beberapa kondisi penggunaan alas kaki bisa membuat efek yang merugikan. Penggunaan alas kaki akan mengurangi rangsangan tekanan dan kepekaan terhadap bentuk permukaan kaki bagian bawah. Hal ini menjadi proses berjalan dan menjejak tidak optimal lagi dalam hal kerja samanya dengan otak. Jadi penggunaan alas kaki yang salah akan menyebabkan berkurangnya kerjasama telapak kaki dan otak kita.

Penggunaan stiletto yang dianggap membahayakan kesehatan, tetapi apabila waktunya tepat, digunakan di area yang tepat justru bisa memberi efek positif.

Efek negatif dari penggunaan stiletto dapat mengakibatkan perubahan struktur tulang belakang. Tetapi dengan perubahan kondisi postur sementara akan diikuti oleh kerja otak untuk beradaptasi. Proses adaptasi inilah yang bernilai positif. Otak yang adaptif dapat mampu dengan cepat menghasilkan keputusan terkait situasi dan kondisi yang ada, otak juga berekasi cepat.

So, moms, menggunakan stiletto sesekali ternyata ada efek positif juga ya.....


Sumber : DNA Cantik, Tauhid Nur Azhar